Wednesday, January 4, 2017

Kadis Pertanian Minta Padi Inpari 30, Hasilkan 9,12 Ton Perhektar Segera Ditularkan Pada Penani Lain


Kadis Pertanian Kabupaten Batubara Ajijul Mukahar mengharapkan hasil pengkajian padi Inpari 30, hasilkan 9,12 Ton perhektar, supaya ditularkan kepada petani yang lain. Tidak hanya dinikmati Kelompok Tani Maju Karya Tani.
“Kita harapkan petani segera lakukan persemaian, air tidak ada masalah segera lakukan pengolahan tanah,” pinta Ajijul, dalam temu lapang dan panen ubinan kegiatan pengkajian perakitan paket teknologi Spesifikasi lokasi dalam peningkatan produktivitas padi sawah irigasi melalui pendekatan PTT di Desa Titi Payung, Rabu (24/8).
Katanya, panen padi ubinan varietas Inpari 30 yang menghasilkan 9,12 ton perhektar ini harus ditularkan ke petani lain, sehingga harapan kita ketahanan pangan meningkat, kesejahteraan petani juga semakin baik.
Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BPTP) DR Andriko Noto Susanto,SP MP, Kepala BP3KP Sahala Nainggolan, Danramil 02 Indrapura Kapten Inf J.Sinaga, Kepala UPT Pertanian Airputih Selamat.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BPTP) DR Andriko Noto Susanto,SP,MP mengharapkan, sebelum merekomendasikan teknologi pertanian, kita lakukan pengkajian bersama petani, setelah melihat hasilnya secara bersama – sama hendaknya kita terapkan.
Untuk paket A ubinan yang diberikan pupuk kandang dengan pola 21 dapat menghasilkan 9,12 ton perhektar gabah kering panen, padahal rata-rata 5,4 ton, dengan harga dasar 4600.
“Pengkajian yang dilakukan BPTP Sumut bersama Kelompok Tani Maju Karya Tani, Desa Sipare-pare ini menggunakan padi varietas Inpari 30, sistem legowo 21, diberikan pupuk 2 ton perhektar,”kata Andriko.

No comments:

Post a Comment